Header

Mengapa peranan kepribadian dan nilai-nilai penjualan menjadi penting? Karena zaman sudah berubah. Masyarakat konsumen semakin cerdas dan persaingan yang luar biasa ketat adalah dua faktor yang memaksa peningkatan kompetensi penjualan. Cold sales, closing techniques, hadiah piring, gelas, dan payung sudah tak laku, begitu pun tipu muslihat dan bujuk rayu! Sekarang orang membeli karena mereka membutuhkan apa yang dijual—tak peduli siapa penjualnya—, bukan karena penjual mahir melakukan persuasi. Kesuksesan menjaring konsumen masa kini identik dengan kesuksesan menemukan orang yang membutuhkan apa yang dijual.

Kesuksesan menjual zaman sekarang terjadi bila:

  1. Sales berhasil mengidentifikasi siapa membutuhkan apa
  2. Membangun relasi multi aspek dengan orang yang membutuhkan apa yang akan dijual sehingga ia membeli dari Anda dan bukan kompetitor Anda
  3. Menciptakan value-added kepada pembeli produk/jasa Anda.
Tidak ada orang yang tidak berkemampuan untuk sukses, yang ada hanya state
(sikap tubuh dan mental) yang tidak tepat. Mengelola state yang tepat dapat meningkatkan rasa percaya diri untuk menjual.

OUTLINE MATERI:

  1. STATE MANAGEMENT untuk menghadapi tantangan dalam menjual dan mengeliminasi negative self talks.
  2. Menggunakan KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI untuk menggali informasi dari calon pembeli terutama bagaimana mengungkapkan benefit di pihak prospek.
  3. Teknik ‘PACE AND LEAD' yang sangat powerful untuk mengarahkan calon pembeli ingin mengetahui lebih lanjut tentang produk atau diri Anda (mengundang ketertarikan/curiosity).
  4. Memahami ‘THE SALES CONGRUEN MODEL' dan mempraktekkannya dengan gabungan teknik-teknik NLP.
  5. NEUROLOGICAL of Selling.
  6. PROFILING dengan METAPROGRAMS memudahkan seorang sales mengidentifikasi interest calon pembeli.
  7. Mampu BERNEGOSIASI sehingga Anda menjual tidak sekedar mencapai target revenue, tetapi target profit dan benefit suatu transaksi untuk jangka pendek maupun jangka panjang.
  8. Membangun sikap pantang menyerah dan ulet dengan teknik ANCHOR, STATE MANAGEMENT, dan SELF-HYPNOSIS.




Selasa-Rabu, 13-14 Oktober 2009
Hotel Menara Peninsula - Slipi

Tempat Terbatas. Telp SEKARANG JUGA:
INA/SANTI: 021-460 5757; 021-3260 3383
; HENDRI: 0815 8963 889

Investasi:
Reguler: Rp. 1.950.000,-
Early Bird: Rp. 1.450.000,- (Apabila daftar dan bayar sebelum 29 September 2009)

ECONOMIC PACKAGE: Rp. 7.000.000,- (Jika mendaftar 5 Peserta dari 1 Perusahaan)

TARGET PESERTA:
Sales Manager, Sales Supervisor, Sales and Marketing Officer, Agen Asuransi, Praktisi Penjualan, dan Pebisnis lainnya.


Menurut John Willingham dalam bukunya The Inner Game of Selling, untuk mencapai kesuksesan, seorang sales harus pertama-tama congruence (harmonis dan terintegrasi) antara cara pandangnya, kapabilitas, perasaan penting, values/nilai-nilai terhadap profesi menjual dan keyakinan terhadap produk (barang/jasa) yang dijual.  Dalam workshop ini peserta akan mendalami model tersebut dari sudut pandang John Willingham dan NeuroLogical Levels dari NLP.

NeuroLogical Levels memungkinkan kita melakukan alignment setiap level/sistem berpikir dengan lingkungan ‘di sini dan saat ini’ (ancaman dan kesempatan) hingga sistem Identitas. NeuroLogical Levels adalah model yang dikembangkan salah satu guru NLP terpandang, Robert Dilts. Dengan alignment (mengatur) level-level sistem proses berpikirnya akan membantu seorang penjual semakin efektif.

Menggunakan ketrampilan berkomunikasi untuk menggali informasi dari calon pembeli; apa kebutuhannya, apa yang diharapkannya dari produk Anda, value added apa yang ditawarkan Anda, alasan apa pembeli akan memilih Anda dari sekian banyak penjual yang ada di pasar, dan seandainya pada pertemuan kali tidak terjadi deal, adakah manfaatnya Anda kembali menemuinya? Kecakapan berkomunikasi yang dipelajari dari program workshop ini dapat digunakan untuk memahami bagaimana seorang sales dapat membantu pelanggan/pembeli daripada sekedar menawarkan.

Jika penjual akhirnya berhasil menemui seorang prospek, tugas selanjutnya adalah terus-menerus meningkatkan curiosity/ketertarikan calon pembeli sehingga komunikasi akan berlanjut dan presentasi mendapatkan perhatian. Pace and lead juga efektif digunakan dalam negosiasi term and condition. Dalam workshop ini, teknik pace and lead akan dilatih secara intensif.
 
Penjual yang baik tidak mengejar target revenue semata-mata, tetapi ia juga harus mengingat hal-hal lain seperti margin, term and condition yang akan memengaruhi kelancaran cash flow perusahaan. Seorang penjual harus berperan ganda sebagai negotiator handal. Dan dalam worksop ini setiap peserta akan dilatih secara intensif.
 
Terus-menerus memotivasi diri untuk menghadapi penolakan dan tetap termotivasi dan berusaha mencari prospek baru. Dalam workshop ini peserta akan dibekali berbagai teknik  untuk tetap termotivasi.

TESTIMONI PESERTA:



“Luar biasa! Saya sudah pernah belajar NLP di beberapa tempat, tapi Coach Erni paling inspiratif!”
Ratna Ellyawati, Msi, Dosen Psikologi, Counselor, pemerhati Mental Health

“Setelah mengikuti workshop ini saya merasa lebih percaya diri untuk berkomunikasi dengan orang lain. “
Adhipranata, Profesional TI

“Saya merasa menjadi manusia baru setelah mengikuti workshop ini! Saya benar-benar tidak menyesal telah mengorbankan waktu saya yang sangat berharga. Kalau ada workshop lanjutannya, saya pasti ikut dan akan mengajak teman-teman, staf dan kolega-kolega saya!”
Nur Jutiani, Pengusaha

“Pekerjaan saya menuntut saya untuk berhubungan dengan orang lain, karena itu atasan saya mengirimkan saya untuk ikut workshop ini. Tadinya saya skeptis, buat apa buang-buang uang. Sekarang saya berpendapat ini merupakan investasi yang luar biasa. Saya jadi tahu bagaimana bisa mencapai kesuksesan. Terima kasih banyak, Coach Erni!”
Permadi Anjar, Konsultan Teknik

“Saya akan mempraktekkan apa yang diajarkan Coach Erni di sini. Saya yakin akan memberikan benefit yang besar pada kemajuan usaha saya.”
Novi Herawati, Pemimpin Perusahaan.


TERIMA KASIH KEPADA PESERTA BATCH II, 1-2 Juli 2009:
1. Ignatius Bambang Dirga Purwantoro - Marketing Manager PT. Global Internusa Sentosa
2. Andi Kristanto - Account Executive PT. Pratesis
3. Dadan Ramadhan - Sales Executive PT. Detpak Indonesia
4. Yuwono Sakti - Personal
5. Dani Sudjana - Direktur PT. Menara Berlian P.
6. Bidhari Andana Westhi - Marketing and Sales Brand Investment Company
7. Verawaty Sigiro - Sales Executive PT. Ditajaya Mitra Perkasa
8. Wiwi Widianingsih - Marketing PT. Ditajaya Mitra Perkasa
9. Wiwik Wilujeng Purniawati - Sales and marketing Division PT. Global Satria Aji
10. Ade Radian - Sales PT. Global Satria Aji
11. Tubagus Dody Surya - Unit Manager Prudential Life Assurance
12. Aris Rachmat - GM Indo Skill Learning Centre
13. Jouffry Katim - CV. Katim Pratama
14. Maya Iskandar - CV. Katim Pratama
15. Hendra Saputra - Business Consultant PT. United Tractors PE.
16. Markus Adityo - Business Consultant PT. United Tractors PE.
17. Hasan Al Hamid - Sales Training PT. Commonwealth Life
18. Paula Sembiring - Sales Training Dep Head PT. Commonwealth Life
19. Michael Widjaja - Marketing PT. Indokemika Jayatama
20. David Koeswandi - Marketing Executive PT. Indokemika Jayatama
21. Khi Chon Marketing - PT. Indokemika Jayatama
22. Fachry Faslur - Product Supervisor PT. Indokemika Jayatama
23. Roberd Ui - Sales Executive/Product Supirvisor PT. Indokemika Jayatama
24. Wahyuni Murtiani - Marcomm Manager Internasional SOS
25. Velicita Sintawardhani - Account Manager Internasional SOS
26. Prabarani Nurwidyandary - Marketing-AM Internasional SOS
27. Riza Rinaldi KR. - Clinic Marketing Manager Internasional SOS
28. Revi Nurzani - Business Development Manager Internasional SOS
29. Murti Hartini - DM PT. Commonwealth Life

FASILITATOR:

ERNI JULIA KOK, Advanced NLP Coach & Master Trainer NLP berpengalaman di banyak bidang bisnis, antara lain hotel dan restaurant, tour dan travel, perdagangan internasional, IT, Multi Services, distributor, dan manufacturing. Lebih dari 20 tahun ia berkarir di beberapa perusahaan multinasional dan terakhir ia adalah Commercial Director INEOS Group sebuah perusahaan multinasional yang beroperasi di lima benua plus Amerika Latin. Akhir tahun 2008 ia mengundurkan diri untuk berkonsentrasi sebagai trainer dan business coach.

Sejak 2003 ia serius mendalami NLP di luar negeri, di antaranya ia mendapatkan bimbingan langsung dari John Grinder, co-founder NLP dan certified sebagai Advanced NLP Coach. Program-program workshop yang dirancangnya unit dan efektif sebab merupakan blending penguasaan hard skills seperti selling dan soft skills NLP, behavioral study dan kekuatan pikiran serta Asian wisdom.